aku tidak pernah terfikir, tak pernah terbayang
tak pernah angan, apatah lagi untuk berharap.
yang aku tahu, menjalani hidup seperti biasa.
penuh dengan gelak tawa, stress dengan kerja,
lapar makan sepuasnya, penat tidur selenanya.
aku tidak pernah fikir untuk semua itu lebih dari jangkauan itu,
tapi takdir hadir padanya dan aku tidak bersedia untuk semuanya.
tidak terangan untuk duduk bersama,
tidak terlintas untuk lebih dari apa yang hakikat sebenarnya.
di sejadah ini, aku sujud padaMu,
aku bersaksi atas namaMu,
aku pohon hanya pada Mu yang satu.
selebihnya, biar ia hilang ditelan zaman dan waktu.
semoga Ramadhan ini membawa seribu erti,
atas kekuatan dan semangat yang telah kembali,
jika sampai waktu dan ketika untuk pergi,
relakan ia...
yakin pada diri sendiri.
jika nawaitu itu baik, nescaya Allah akan beri kekuatan.
jika nilai ukhuwah itu baik, percaya Allah akan beri bimbingan.
yakinlah pada Allah, semua ini terjadi dengan izin-Nya.
aku tidak mengharap untuk segala cita ini jadi nyata.
cukup sekadar doa ini, buat penenang diri dari terbuai dari rasa.
jika ada yang mengerti, ketahuilah,
aku terima apa adanya. kembali seperti biasa.
kay@masjidmakmuriah 02.39pn







0 comments:
Post a Comment
saya menghargai setiap butir bicara kalian =)